Devils Tower di Wyoming adalah monumen nasional pertama di Amerika Serikat, ditetapkan pada tahun 1906 oleh Presiden Theodore Roosevelt melalui Antiquities Act. Penetapan ini bertujuan melindungi formasi geologis yang unik sekaligus menghormati kepercayaan penduduk asli Amerika yang menganggap lokasi tersebut sakral. Lebih dari 20 suku asli memiliki keterikatan spiritual dengan tempat ini, sering mengadakan upacara tradisional di sekitarnya.

Bagaimana Devils Tower terbentuk?

Devils Tower terbentuk melalui proses kompleks selama jutaan tahun, melibatkan aktivitas vulkanik dan erosi. Awalnya, wilayah ini adalah laut dangkal tempat lapisan batuan sedimen seperti pasir, lumpur, dan mineral lainnya mengendap selama periode Trias dan Jura (225–136 juta tahun lalu). Seiring waktu, aktivitas geologi mengubah lapisan-lapisan ini menjadi batuan seperti batu pasir, siltstone, dan batu kapur.

Sekitar 50-60 juta tahun lalu, pada periode Tersier, magma dari kerak bumi naik ke permukaan tetapi tidak meletus. Proses ini disebut intrusi magma, di mana magma memadat di bawah permukaan dan membentuk batuan igneus yang dikenal sebagai phonolite porphyry. Selama pendinginan, magma membentuk kolom-kolom heksagonal khas yang terlihat hingga kini.

Erosi yang terjadi selama jutaan tahun mengikis lapisan batuan sedimen di atasnya, memperlihatkan struktur Devils Tower yang keras dan tahan lama. Hujan, salju, dan sungai terus mengikis material di sekitarnya, memperbesar eksposur monumen tersebut.

Lalu, Apakah benar Devils Tower merupakan sebuah pohon purba raksasa?

Beberapa teori non-ilmiah dan legenda populer mengaitkan Devils Tower dengan gagasan bahwa itu adalah fosil pohon raksasa purba. Hal ini dipicu oleh bentuknya yang menyerupai batang pohon besar dengan alur vertikal seperti kayu yang ditebang atau runtuh secara sempurna. Namun, secara geologi, teori ini tidak didukung oleh bukti ilmiah apa pun.

Material pembentuk Devils Tower bukanlah kayu fosil, melainkan phonolite porphyry, jenis batuan vulkanik yang sangat berbeda dari komposisi fosil pohon. Proses pembentukan melalui intrusi magma dan pendinginan yang lambat menghasilkan pola kolom heksagonal yang menyerupai struktur organik, tetapi asal-usulnya murni geologis, bukan biologis.

Mitologi seperti ini mungkin berasal dari upaya manusia untuk memahami struktur luar biasa seperti Devils Tower sebelum adanya pengetahuan geologi modern. Meski teori ini menarik sebagai cerita rakyat, bukti ilmiah jelas menunjukkan bahwa Devils Tower adalah hasil aktivitas vulkanik dan erosi, bukan fosil pohon raksasa

Menurut legenda suku asli, Devils Tower dikenal sebagai Bear Lodge atau Bear’s Tipi. Salah satu cerita menyebutkan bahwa batu tersebut tumbuh untuk melindungi dua anak perempuan yang dikejar oleh seekor beruang raksasa. Garis-garis vertikal pada batu dianggap sebagai bekas cakar beruang yang berusaha memanjat.

Meskipun terkenal karena keindahan dan sejarahnya, Devils Tower terus mengalami pengikisan atau erosi akibat hujan dan salju. Proses ini menunjukkan bahwa suatu saat di masa depan, formasi ini mungkin akan sepenuhnya terkikis dan menghilang.


Posted

in

‹ Beranda