Pangea atau Pangaea adalah superbenua yang pernah ada sekitar 330 juta tahun yang lalu yang menggabungkan hampir seluruh daratan di Bumi menjadi satu kesatuan besar. Asal nama “Pangea” berasal dari bahasa Yunani, yang artinya “seluruh Bumi” atau “semua daratan.” Superbenua ini terbentuk pada akhir era Paleozoikum dan bertahan hingga awal era Mesozoikum, sebelum akhirnya mulai terpecah sekitar 175 juta tahun yang lalu akibat pergerakan lempeng tektonik.

Proses Pembentukan Pangea

Sebelum Pangea terbentuk, daratan di Bumi terdiri dari beberapa benua kecil yang terpisah. Namun, karena gerakan lempeng tektonik, benua-benua ini perlahan bergerak dan bertabrakan, membentuk satu daratan raksasa. Proses ini terjadi selama jutaan tahun dan menyebabkan terbentuknya pegunungan besar akibat tumbukan antar-lempeng, seperti Pegunungan Appalachian di Amerika Utara dan Ural di Rusia.

Appalachian Mountains. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/66/AppalachianLocatorMap2.png

Lingkungan di Pangea

  • Lautan Panthalassa: Pangea dikelilingi oleh samudra raksasa yang disebut Panthalassa, yang mencakup sebagian besar permukaan Bumi saat itu.
  • Laut Tethys: Sebuah laut dalam yang berada di antara Pangea bagian utara dan selatan, yang kelak menjadi dasar dari Laut Tengah dan Samudra Hindia.
  • Iklim Kering di Tengah Daratan: Karena ukurannya yang sangat besar, bagian dalam Pangea mengalami iklim yang lebih kering dan ekstrem. Hal ini disebabkan oleh minimnya akses ke kelembapan dari laut, sehingga sebagian besar wilayahnya berupa gurun dan padang rumput luas.
Laut Panthalassa. https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=86528448
Laut Tethys.https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/82/Laurasia-Gondwana.svg/1200px-Laurasia-Gondwana.svg.png

Pecahnya Benua Pangea dan Pembentukan Benua Modern

Sekitar 175 juta tahun yang lalu, Pangea mulai mengalami perpecahan akibat pergerakan lempeng tektonik. Retakan pertama membagi Pangea menjadi dua benua besar:

  • Laurasia di utara, yang selanjutnya membentuk Amerika Utara, Eropa, dan Asia.
  • Gondwana di selatan, yang kemudian menjadi Amerika Selatan, Afrika, Australia, Antartika, dan India.

Seiring waktu, pergerakan lempeng terus berlanjut, menyebabkan daratan-daratan ini semakin terpisah hingga membentuk benua-benua yang saat ini kita kenal sekarang.

Bukti Keberadaan Superbenua Pangea

Keberadaan Pangea didukung oleh beberapa bukti ilmiah:

  • Kesamaan Fosil – Fosil tanaman dan hewan yang sama ditemukan di berbagai benua yang sekarang terpisah jauh, seperti fosil reptil Mesosaurus di Amerika Selatan dan Afrika.
  • Pola Garis Pantai – Bentuk garis pantai Amerika Selatan dan Afrika tampak seperti potongan puzzle yang cocok jika disatukan.
  • Kesamaan Formasi Geologi – Formasi batuan dan pegunungan di benua yang berbeda memiliki karakteristik yang serupa, menunjukkan bahwa mereka dulu adalah bagian dari daratan yang sama.
Hewan reptil Mesosaurus

Posted

in

‹ Beranda

Tags: