gambar oleh Live Science

Pernah lihat batu besar menjulang sendirian di tengah dataran? Bisa jadi itu adalah leher vulkanik, sisa aktivitas gunung api purba yang kini menjelma jadi monumen alam yang kokoh.

Apa Itu Leher Vulkanik atau Volcanic Plug?

Leher vulkanik (volcanic plug) adalah struktur batuan beku yang terbentuk dari magma yang membeku di dalam saluran utama gunung berapi. Saat gunungnya sudah lama tidak aktif, material vulkanik yang rapuh di sekitarnya terkikis oleh angin, hujan, dan cuaca. Sementara itu, sumbat magma yang telah membatu tetap berdiri kokoh karena lebih tahan terhadap erosi.

Hasilnya adalah sebuah batu raksasa menjulang tinggi yang dulunya tersembunyi jauh di dalam perut bumi, kini berdiri sebagai bukti nyata kekuatan alam.

Proses Pembentukan Leher Vulkanik

Leher vulkanik terbentuk ketika magma yang naik ke permukaan melalui saluran utama gunung api mengalami pendinginan dan membeku sebelum sempat keluar sebagai lava. Magma yang membeku ini biasanya berupa batuan beku intrusif seperti andesit atau diorit . Setelah aktivitas vulkanik berhenti, material vulkanik di sekitar saluran, seperti abu dan lava yang lebih rapuh, perlahan-lahan terkikis oleh angin, air, hujan. Proses erosi ini membuat leher vulkanik yang lebih tahan terhadap erosi menjadi menonjol di permukaan.

Kenapa ini penting? karena leher vulkanik itu seperti “jejak kaki” aktivitas vulkanik tua. Mereka membantu para geolog memetakan sejarah letusan dan memahami proses pembentukan pegunungan.


Posted

in

‹ Beranda